Jumat, 31 Mei 2013

Helena Martha Friska, Peraih Nilai UN Tertingggi ke-2 Tidak Lulus SNMPTN


Helena Martha Friska, Peraih Nilai
UN Tertingggi ke-2 Tidak Lulus
SNMPTN - Meraih nilai Ujian
Nasional (UN) tertinggi nampaknya
tidak menjadi jaminan bagis siswa/
siswi untuk dapat diterima di
Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Itulah yang dialami oleh Helena
Martha Friska, Siswi SMA Methodis
2 Medan, peraih nilai rata-rata UN
murni tertinggi ke-2 (9,78), dirinya
harus menerima kenyataan tidak
lulus masuk Universitas Indonesia
(UI) melalui jalur Seleksi Nasional
Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN).
Sebelumnya, Helena memilih dua
kategori jurusan di Universitas
Indonesia (UI) yakni Fakultas
Kedokteran dan Akuntansi serta
Fakultas Kedokteran di Universitas
Sumatera Utara (USU).
“Jujur pastinya kecewa melihat
kenyataan ini,” kata Helena ketika
di hubungi Sumut Pos (Grup
JPNN), Selasa sore (28/5).
Ia sama sekali tidak mengetahui
alasan mengapa dirinya gagal
masuk melalui jalur SNMPTN .
Padahal selain meraih peringkat
kedua nasional, Helena juga selalu
meraih juara umum di sekolahnya.
Pembantu Rektor I USU yang juga
merupakan Ketua Panitia Lokal
SNMPTN Zulkifli Nasution
menyatakan, pihaknya tidak
memiliki kewenangan dalam proses
seleksi SNMPTN jalur undangan
tersebut. Untuk itu, dirinya tidak
bisa menjawab mengapa Helena
tidak bisa lulus.
“Ya, tak tahulah aku itu, tanyalah
UI sana mengapa tak lulus, bukan
aku yang memutuskan,” ucapnya
seperti dilansir JPNN (28/5).
Menurut Prof Zulkifli,
ketidaklulusan itu mungkin
dikarenakan pola pemilihan
program studi yang tidak tepat
serta kalah bersaing dengan
peserta lain dari seluruh penjuru
Indonesia serta pilihan kedua dan
ketiganya sudah penuh terisi siswa
lainnya.
Zulkilfli menambahkan jika Helene
memilih Fakultas Kedokteran (USU)
sebagai pilihan utama saat
mendaftar, mungkin dirinya bisa
diterima. Jadi selain prestasi
akademik, ketepatan dalam
memilih juga harus diperhatikan.
Meski demikian, Helena tidak
berputus asa karena kesempatan
masih terbuka lebar melalui jalur
Seleksi Bersama Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SBMPTN). | jpnn.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar