Kamis, 03 Januari 2013

Mengenal Kandungan Gizi Buah Durian


– Musim durian
membuat siapa pun pencinta
buah ini bahagia karena dapat
dengan mudah menjumpainya.
Durian, memang buah yang
banyak penggemarnya
khususnya di Indonesia.
Meskipun begitu, tentu Anda
harus berhati-hati dengan tidak
memakanannya terlalu banyak,
karena buah ini memiliki
banyak dampak negatif bagi
tubuh apabila dikonsumi
berlebihan.
Durian merupakan jenis buah
yang didominasi kandungan
karbohidrat, lemak dan protein.
Selain itu, zat-zat lain seperti
serat, kalsium, asam folat,
magnesium, zinc dan besi juga
ada di dalamnya. Durian
memiliki kalori yang tinggi yaitu
sekitar 147 kkal dalam setiap
100 gramnya. Sehingga, banyak
kalangan menyarankan untuk
menyantap durian tidak lebih
dari 100 gram saja.
Gula atau glukosa adalah
kandungan gizi yang jumlahnya
cukup banyak pada durian.
Untungnya, buah ini
mengandung mangan yang
dapat menjaga kadar gulanya
stabil.
Selain itu, yang perlu
diwaspadai dari buah yang
memiliki aroma khas ini adalah
kandungan senyawa alkoholnya.
Anda tidak boleh menyantap
durian bersama makanan yang
memiliki kandungan alkohol.
Durian juga dikategorikan
sebagai makanan dengan indeks
glikemik yang tinggi, sehingga
tak boleh dikonsumsi
berlebihan apalagi bagi mereka
yang bermasalah dengan gula
darah. Mereka yang menderita
hipertensi, diabetes dan
kolesterol tinggi sebaiknya
menghindari buah ini.
Di balik bahaya yang
mengancam, ternyata jika
dimakan dalam porsi cukup,
durian juga memiliki banyak
manfaat bagi kesehatan. Buah
ini mengandung banyak serat,
sehingga sangat baik untuk
pencernaan. Selain itu, durian
mengandung banyak potasium
atau kalsium dan fosfor
sehingga baik untuk kesehatan
tulang dan persendian.
Buah durian juga banyak
mengandung vitamin, antara
lain vitamin C sebagai
antioksidan alami, vitamin B9
yang dimilikinya juga dapat
mengatasi anemia, vitamin B1
untuk menjaga nafsu makan,
vitamin B2 untuk mengatasi
migren, vitamin B6 untuk
meredakan stres dan depresi.
Nah, dengan banyaknya manfaat
yang dimiliki durian, tidak ada
salahnya untuk menikmati
“musim durian”, asalkan
mengonsumsinya dalam porsi
yang tidak berlebihan.

Dok. KOMPAS.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar